Update Harga Pasar Banda Aceh: Daging Sapi Paling Mahal, Jeruk Lokal Turun Drastis

Ilustrasi,

KOALISI.co – Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh merilis laporan perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat pada pekan ke-IV September 2025. Berdasarkan data, harga tertinggi masih ditempati daging sapi segar paha belakang yang mencapai Rp150.000 per kilogram.

Kepala Diskopukmdag Kota Banda Aceh, Samsul Bahri, mengatakan harga sejumlah komoditas bahan pokok terpantau stabil, meski beberapa komoditas mengalami kenaikan maupun penurunan.

“Secara umum harga bahan pokok di Banda Aceh masih relatif stabil. Namun ada beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga,” ujarnya.

Baca Juga: Petani Cot Girek Terancam Gagal Panen Akibat Hama Wereng dan Anjloknya Harga Gabah

Untuk komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan, cabai merah besar tercatat naik dari Rp70.000 menjadi Rp80.000 per kilogram atau sekitar 14,29 persen. Sementara cabai rawit merah juga naik dari Rp45.000 menjadi Rp48.000 per kilogram atau sekitar 6,67 persen.

Sedangkan harga telur ayam ras turut mengalami kenaikan dari Rp1.750 menjadi Rp1.800 per butir. Komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih, minyak goreng, beras, dan gula pasir masih bertahan pada harga pekan sebelumnya.

Di sisi lain, beberapa komoditas mengalami penurunan harga, seperti cabai rawit hijau yang turun dari Rp50.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Selain itu, jeruk lokal turun dari Rp40.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Baca Juga: Pemko Banda Aceh Salurkan Rp 2 Miliar Modal Usaha untuk 1.000 UMKM

Samsul Bahri menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga pasar agar ketersediaan barang kebutuhan pokok tetap terjaga dan harga tidak melonjak drastis.

“Kami akan terus mengawasi perkembangan harga di pasar. Tujuannya agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar,” katanya.

Laporan ini disusun berdasarkan hasil pemantauan Diskopukmdag Kota Banda Aceh pada 22 September 2025.

Komentar

Loading...