Bersama Partner Berbagi Aceh, Ketua DPRK Banda Aceh Tebar Kebahagiaan untuk Anak Yatim
KOALISI.co – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST, mengajak masyarakat untuk membudayakan semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan santunan anak yatim yang digelar bersama Partner Berbagi Aceh di Rumah Dinas Ketua DPRK Banda Aceh, Gampong Neusu Jaya, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan bertajuk Jumat Berkah itu dihadiri puluhan anak yatim, para donatur, relawan, serta tokoh masyarakat. Selain penyerahan santunan, acara juga diisi dengan talkshow inspiratif yang menghadirkan narasumber Ramadhania, Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu kementerian Republik Indonesia, drg. Maulida, MKM, serta Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Anak-anak yatim tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan motivasi agar terus semangat belajar, beribadah, dan mengejar cita-cita. Menurut Irwansyah, kegiatan seperti ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang harus terus dipelihara dan diperluas.
Baca Juga: Ketua DPRK Banda Aceh Ajak Remaja Masjid Jadi Kreator Dakwah Digital
"Alhamdulillah pada Jumat Berkah kemarin saya dapat menerima kunjungan puluhan adik-adik yatim di rumah dinas. Kegiatan santunan ini merupakan program rutin Partner Berbagi Aceh yang terus istiqamah menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan," ujar Irwansyah, Sabtu (18/7/2026).
Ia memberikan apresiasi kepada seluruh relawan dan para donatur yang selama ini secara konsisten menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung berbagai program sosial, termasuk santunan bagi anak yatim dan bantuan kepada kaum dhuafa.
Menurut Irwansyah, keberlangsungan kegiatan sosial tidak terlepas dari semangat gotong royong masyarakat yang saling membantu tanpa memandang latar belakang. Ia berharap semakin banyak pihak yang ikut mengambil bagian dalam gerakan berbagi sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
Dalam kesempatan tersebut, Irwansyah juga berbagi pandangannya mengenai pentingnya menjadikan aktivitas berbagi sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat. Menurutnya, membantu sesama bukan hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga menghadirkan ketenangan batin bagi orang yang memberi.
"Berbagi adalah terapi ketika hati sedang gelisah. Saat hidup terasa berat oleh berbagai persoalan, cobalah hadir untuk membantu meringankan beban orang lain. Sering kali, di situlah kita menemukan ketenangan yang selama ini kita cari. Ketika kita menguatkan orang lain, tanpa disadari kita juga sedang menguatkan diri sendiri," katanya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai kepedulian sosial merupakan salah satu nilai penting yang harus terus ditanamkan di tengah kehidupan masyarakat, terutama kepada generasi muda. Menurutnya, budaya saling membantu akan memperkuat persaudaraan dan menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap sesama.
Baca Juga: Anggota DPRK Banda Aceh Syarifah Munira Ajak Semua Pihak Perkuat Pencegahan KDRT
Ia juga mengingatkan bahwa berbagi tidak selalu identik dengan bantuan berupa uang atau barang. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi sesuai kemampuan yang dimiliki.
"Berbagi tidak hanya soal materi. Kita bisa berbagi ilmu, tenaga, waktu, pengalaman, bahkan senyuman dan perhatian kepada orang lain. Semua itu memiliki nilai yang sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya.
Irwansyah menjelaskan, bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan finansial tetap dapat berkontribusi dalam kegiatan sosial dengan cara membangun jejaring, mempertemukan para dermawan dengan lembaga-lembaga sosial, atau menjadi relawan dalam berbagai aksi kemanusiaan.
"Networking juga merupakan bentuk kontribusi. Kalau belum mampu membantu secara materi, kita bisa menjadi penghubung antara para dermawan dengan lembaga sosial. Kita juga bisa menyumbangkan tenaga dan waktu untuk membantu kegiatan kemanusiaan. Semua itu merupakan amal yang sangat bernilai," jelasnya.
Ia berharap gerakan berbagi yang selama ini dijalankan Partner Berbagi Aceh dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain di Banda Aceh untuk terus memperkuat aksi-aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurut Irwansyah, perhatian terhadap anak yatim merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang harus terus dijaga. Dengan memberikan kasih sayang, perhatian, dan dukungan kepada mereka, masyarakat turut berkontribusi dalam menciptakan generasi yang tumbuh dengan penuh semangat dan optimisme.
Menutup kegiatan tersebut, Irwansyah mengajak seluruh masyarakat Banda Aceh untuk terus memperkuat budaya gotong royong, kepedulian, dan semangat berbagi dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang terlibat. Semoga setiap kebaikan yang kita lakukan menjadi amal jariah dan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan," tutupnya.

