Hubungkan Ilmu dan Kehidupan, Prodi Sosiologi Unimal Gelar Desa Binaan di Sawang

KOALISI.co — Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Malikussaleh (Unimal) melaksanakan Program Desa Binaan di Gampong Blang Reuling, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Bagi mahasiswa Sosiologi, program ini menjadi ruang pembelajaran langsung untuk memahami dinamika sosial sekaligus menghubungkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan realitas kehidupan masyarakat.
Program Desa Binaan diikuti mahasiswa Program Studi Sosiologi Angkatan 2023 yang akan melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan selama satu bulan.
Baca juga: Dosen Unimal Beri Pelatihan AI untuk Aparatur Gampong Cot Trieng
Selama berada di Gampong Blang Reuling, mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan masyarakat, melakukan pengamatan sosial, membangun komunikasi dengan berbagai unsur gampong, serta terlibat dalam kegiatan yang telah dirancang bersama.
Pembukaan kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Umum HIMASOS, Muhammad Nasri. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Gampong Blang Reuling dan masyarakat yang telah menerima mahasiswa untuk melaksanakan program tersebut.
“Program Desa Binaan bukan hanya tentang mahasiswa hadir di tengah masyarakat, tetapi bagaimana mahasiswa mampu belajar, beradaptasi, membangun komunikasi dan memberikan kontribusi yang bermanfaat,” kata Muhammad Nasri.
Baca juga: Dukung Kebangkitan Petani Pascabanjir, HIMAGRI Unimal Salurkan 2 Ton Pupuk Subsidi di Pulo Iboih
Ia berharap selama satu bulan berada di Gampong Blang Reuling, mahasiswa Sosiologi Angkatan 2023 dapat menjaga nama baik almamater sekaligus memperoleh pengalaman berharga dari kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Jurusan Antropologi dan Sosiologi, Cut Riska Al Usrah, S.Pd., M.A., mengatakan desa binaan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dalam kehidupan masyarakat secara langsung.
Menurutnya, interaksi dengan masyarakat dapat memperluas wawasan mahasiswa dalam memahami berbagai persoalan sosial yang tidak selalu dapat dipahami hanya melalui teori di ruang kelas.
Ketua Program Studi Sosiologi, Riski Yunanda, S.Sosio., M.Si., juga memberikan arahan kepada mahasiswa agar menjaga etika selama berada di tengah masyarakat.
Ia meminta mahasiswa membangun hubungan yang baik dengan masyarakat serta menjadikan kegiatan desa binaan sebagai proses pembelajaran sosial.
“Mahasiswa diharapkan mampu menjaga sikap, membangun komunikasi yang baik dan menghargai setiap nilai serta kondisi sosial yang ada di masyarakat,” demikian arahan dalam kegiatan tersebut.
Baca juga: Update: 12 Orang Daftar Bakal Calon PAW Anggota Baitul Mal Aceh Utara
Keuchik Gampong Blang Reuling, Isbahanur, S.E., M.Sos., menyambut baik kehadiran mahasiswa Sosiologi Angkatan 2023.
Pemerintah gampong menerima mahasiswa untuk melaksanakan Program Desa Binaan selama satu bulan dan berharap kehadiran mahasiswa dapat membangun hubungan positif dengan masyarakat serta memberikan kontribusi sesuai kebutuhan gampong.
Pembukaan kegiatan kemudian ditandai dengan peresmian Program Desa Binaan sekaligus penerimaan mahasiswa Sosiologi Angkatan 2023 oleh Pemerintah Gampong Blang Reuling.
Baca juga: Kirab Budaya Dirgahayu RI ke-81 Unimal, FISIP Sabet Juara Terfavorit
Selama program berlangsung, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengamat kehidupan masyarakat, tetapi juga mampu membangun relasi sosial dan memahami kondisi, potensi, serta berbagai persoalan yang berkembang di gampong.
Masyarakat ditempatkan sebagai mitra dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat.
Program Desa Binaan Gampong Blang Reuling menjadi ruang kolaborasi antara Program Studi Sosiologi, HIMASOS, mahasiswa, pemerintah gampong, dan masyarakat.
Baca juga: Universitas Malikussaleh Wisuda 1.247 Lulusan, 429 Raih Predikat Cumlaude
Kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda pengabdian selama satu bulan, tetapi juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Melalui program ini, ilmu yang dipelajari di kampus diharapkan dapat semakin dekat dengan realitas sosial masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan partisipatif dan berkelanjutan antara perguruan tinggi dengan masyarakat.




Komentar