Mahasiswa Kecam Aksi Premanisme Satpol PP Lhokseumawe Saat Gusur PKL di Pasar Los

KOALISI.co - Ikatan Mahasiswa Kota Lhokseumawe (IMKL) mengecam aksi premanisme yang dilakukan oleh Satpol PP Lhokseumawe dalam penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Los Lhokseumawe, pada Senin (24/7/2023) malam.
Ketua Umum IMKL, Muhammad Riski mengatakan, pihaknya prihatin terhadap tindakan brutal dan tidak manusiawi yang terjadi saat menggusur pedagang kaki lima di Lhokseumawe.
"Aksi kekerasan yang membabi buta tersebut telah menyulut reaksi keras dari masyarakat Kota Lhokseumawe,” kata Riski kepada KOALISI.co, Kamis (27/7/2023).
Baca Juga:Diduga Tempat Mesum, Rumah Kosong di Lhokseumawe Disegel Satpol PP-WH
Dikatakan Riski, bahwa Indonesia adalah negara hukum, dan segala masalah harus diselesaikan secara arif dan bijaksana, bukan dengan cara premanisme semacam itu.
“Tindakan semacam ini malah berpotensi menimbulkan masalah yang lebih besar ketimbang masalah penertiban itu sendiri,” ujar Riski.
IMKL mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kekerasan.
Baca Juga:Polisi Tangkap 5 Remaja Bawa Parang Diduga Hendak Tawuran di Lhokseumawe
“Dalam penegakan hukum dan penertiban, seharusnya nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia harus dijunjung tinggi,” pungkas Riski.
Komentar