Mengejar Ketertinggalan, Desa Wisata Ujung Batee Suguhkan Keindahan Pantai

“Ini bukan hal yang mudah karena kami membangun tanpa bermodalkan materi dan adanya perubahan budaya petani menjadi penyedia jasa wisata. Namun, dengan dukungan dari masyarakat dan pemerintah dengan berbagai program terciptalah Desa Wisata Ujung Batee,” paparnya.
Selain itu, juga belum mampu memasarkan dengan baik paket wisata yang dibuat. Pada tahun 2015 belum terdapat sarana dan prasarana yang memadai sebagai salah satu pendukung pariwisata. Saat itu hanya terdapat 8 Pondok Wisata, lapangan seadanya sebagai tempat kemah dan out bond.
“Pada tahun 2019 BUMG Bungong Seulanga dapat Membukukan Penghasilan Pendapatan Gampong dari sektor Wisata sebanyak Rp20 Juta Rupiah yang berasal dari restribusi Pondok Wisata dan Restribusi Masuk Pantai Pada Hari libur dan Hari Libur Panjang Lainnya,” sebutnya.
Baca Juga: Daftar Tempat Wisata Aceh Recomended Untuk Dikunjungi
Pada tahun 2020 Gampong Ujung Batee masuk dalam nominasi Desa Terbaik se-Kabupaten Aceh Selatan dengan Inovasi Pengelolaan Dana Desa, dan menjadi produk unggulan Desa ini adalah Desa Wisata serta Pengelolaan Air Bersih.
“Kami juga mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, baik berupa materi maupun pengakuan administrative mulai dari tingkat Kecamatan hingga Provinsi dan Nasional,” tuturnya.
Baca dihalaman selanjutnya >>>
Komentar