Sulit Akses Internet, Warga Kuta Makmur Aceh Utara Minta Dibangun Tower

KOALISI.co – Sulitnya akses jaringan seluler dan internet, membuat warga Desa Cot Merbo dan Sido Mulyo, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara mengeluh dan meminta kepada Pemerintah agar mendirikan Tower Telekomunikasi di wilayah tersebut.
Geuchik Gampong Cot Merbo, didampingi Abdullah Geuchik Sido Mulyo, Razali mengatakan, daerah tempat tinggal mereka sangat kesulitan mengakses jaringan seluler dan internet. Padahal, pengguna Handphone di 2 Desa tersebut hampir mencapai 7.500 jiwa.
“Ada 3 Desa tetangga yang terdampak jika tower dibangun, seperti Desa Buket di perbatasan, Dusun Drien Tihang Desa Alu Rambe dan 3 Dusun di Desa MC Bahagia,” kata Razali saat ditemui KOALISI.co, pada Minggu (12/2/2023).
Baca Juga: Warga Temukan Bom Mortir di Kuta Makmur Aceh Utara
Dikatakan, di Cot Merbo sendiri terdapat 4 Dusun dan 10 Dusun di Desa Sido Mulyo. Namun, untuk dapat mengakses jaringan yang baik, mereka harus menempuh perjalanan 8-12 Km ke Pusat pasar Kemukiman di Kede Beureghang dan Kede Blang Ara.
“Sementara, di Desa kami terdapat 7 Sekolah Dasar (SD/MIS), 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 1 Sekolah Menegah Atas (SMA) dan 5 PAUD yang membutuhkan jaringan seluler," ungkapnya.
Adapun sekolah yang membutuhkan jaringan seluler antara lain, SD Negeri 19, SD Negeri 11, SD Negeri 9, SD Negeri 12, SD Negeri 14, SD Negeri 17 Kuta Makmur, MIS Bereughang dan SMP N 4, SMP N 5 dan SMA 2 Kuta Makmur.
Ia mengaku sudah beberapa kali pernah mengusulkan melalui Dinas terkait. Hasilnya hingga kini belum juga dibangun, padahal jika dilihat dari kebutuhan pengguna, Tower Telekomunikasi sudah cukup layak dibangun
Baca Juga: Anggota DPRK Aceh Utara Tampung Banyak Keluhan Tenaga Kesehatan
“Untuk menghubungi ambulance ketika warga sakit saja cukup sulit, belum lagi ada hal-hal yang penting lainnya seperti memberitahu orang meninggal kepada keluarganya yang sedang tidak berada di Desa,” jelas Razali.
Mereka berharap agar pembangunan Tower Telekomunikasi secepatnya dibangun, karena kebutuhan pengguna semakin hari semakin meningkat, apalagi sudah menjadi kebutuhan sesuai dengan perkembangan zaman.
"Kita berharap keluhan kita ini dapat didengar oleh Pemerintah setempat dan Pemerintah Pusat, ini adalah kebutuhan mendasar bagi masyarakat agar kita tidak ketinggalan informasi," demikian Razali.
Komentar