3 Destinasi Wisata Kuliner Banda Aceh yang Wajib Dicoba, Dijamin Bikin Ketagihan

KOALISI.co - Banda Aceh tidak hanya memikat wisatawan dengan wisata sejarah, religi, dan budaya, tetapi juga menawarkan pengalaman kuliner yang menjadi daya tarik tersendiri. Beragam hidangan khas dengan cita rasa rempah yang kaya menjadikan ibu kota Provinsi Aceh ini sebagai salah satu destinasi wisata kuliner terbaik di Indonesia. Mulai dari Mie Aceh yang melegenda, kopi Gayo yang mendunia, hingga ayam tangkap dan kuah beulangong yang autentik, semuanya dapat dinikmati di berbagai sudut Kota Banda Aceh.
Bagi wisatawan yang ingin mengenal Aceh lebih dekat, menjelajahi kuliner lokal merupakan pengalaman yang tidak boleh dilewatkan. Setiap hidangan memiliki cerita, tradisi, dan teknik memasak yang diwariskan secara turun-temurun, sehingga tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memperkaya pengalaman berwisata.
Agam Duta Wisata Banda Aceh, Sagti Aprilian, mengatakan terdapat sejumlah kawasan yang menjadi pusat wisata kuliner favorit di Banda Aceh. Menurutnya, kawasan-kawasan tersebut menyajikan beragam makanan khas Aceh yang wajib dicicipi wisatawan, mulai dari Mie Aceh, kopi khop, ayam tangkap, kuah beulangong hingga roti canai.
Baca Juga: Kerkhof Peucut di Banda Aceh, Wisata Sejarah yang Mengabadikan Jejak Perang Aceh
"Kuliner Aceh memiliki cita rasa yang khas karena kaya akan rempah-rempah. Selain makanannya yang autentik, suasana tempat makan di Banda Aceh juga sangat nyaman untuk dinikmati bersama keluarga maupun teman," ujar Sagti, Minggu, 26 Juni 2026.
Peunayong, Surga Kuliner Malam Banda Aceh
Saat malam mulai tiba, kawasan Peunayong menjelma menjadi salah satu pusat wisata kuliner paling ramai di Banda Aceh. Berlokasi tidak jauh dari Masjid Raya Baiturrahman dan pusat kota, kawasan ini dipenuhi warung makan legendaris yang telah melayani pelanggan selama puluhan tahun.
Di sepanjang kawasan ini, wisatawan dapat menikmati berbagai varian Mie Aceh, baik goreng, tumis, maupun kuah dengan pilihan daging sapi, kambing, hingga aneka seafood segar. Aroma rempah yang kuat dari setiap masakan menjadi ciri khas yang langsung menggugah selera.
Baca Juga: Menyusuri Warisan Ulama dan Peradaban Islam di Masjid Tgk Dianjong Banda Aceh
Tak hanya itu, Peunayong juga dikenal sebagai tempat terbaik untuk menikmati seafood segar, martabak Aceh, hingga beragam jajanan tradisional yang masih mempertahankan cita rasa khas daerah.
Ketika malam tiba, suasana kawasan semakin semarak. Deretan warung makan dipenuhi wisatawan dan warga lokal yang datang untuk menikmati sajian khas sambil merasakan kehidupan malam Kota Banda Aceh yang hangat dan bersahabat.
Lampineung, Destinasi Kuliner Favorit Anak Muda
Beranjak ke kawasan Lampineung, wisatawan akan menemukan suasana yang lebih modern dengan deretan kafe, kedai kopi, restoran, hingga warung makan yang ramai dikunjungi kalangan muda.
Lokasinya yang berada di sekitar kawasan pendidikan membuat Lampineung menjadi salah satu pusat kuliner yang selalu hidup, terutama pada sore hingga malam hari. Berbagai pilihan makanan tersedia, mulai dari hidangan tradisional Aceh hingga menu kekinian yang digemari generasi muda.

Lampineung juga menjadi tempat yang tepat untuk menikmati kopi Aceh berkualitas. Banyak kedai kopi menyajikan biji kopi pilihan dari dataran tinggi Gayo dengan berbagai metode penyeduhan yang mampu menghadirkan cita rasa dan aroma khas.
Suasana santai yang berpadu dengan budaya ngopi masyarakat Aceh menjadikan kawasan ini sangat cocok bagi wisatawan yang ingin bersantai setelah mengunjungi berbagai objek wisata di Banda Aceh. Lokasinya yang strategis juga membuat akses menuju kawasan ini sangat mudah dijangkau.
Ulee Kareng, Ikon Wisata Kuliner dan Kopi Aceh
Nama Ulee Kareng telah lama dikenal sebagai salah satu ikon wisata kuliner Banda Aceh. Kawasan ini menjadi destinasi favorit para pencinta kopi yang ingin menikmati kopi khop maupun kopi Gayo dengan cita rasa autentik.
Selain kopi, Ulee Kareng juga terkenal dengan sajian ayam tangkap, yakni ayam goreng khas Aceh yang disajikan bersama daun kari dan cabai hijau. Perpaduan aroma rempah yang kuat dengan tekstur ayam yang renyah menjadikan menu ini selalu diburu wisatawan.
Baca Juga: Taman Putroe Phang, Destinasi Wisata Ikonik yang Menghidupkan Kisah Kesultanan Aceh
Tidak hanya itu, berbagai rumah makan di kawasan ini juga menyajikan kuah beulangong, gulai khas Aceh yang kaya rempah dan biasanya hadir dalam berbagai acara adat maupun keagamaan. Roti canai dengan kuah kari yang gurih juga menjadi menu favorit yang banyak dipesan pengunjung.
Menurut Sagti, wisata kuliner menjadi salah satu cara terbaik untuk memahami budaya Aceh. Melalui setiap hidangan, wisatawan dapat mengenal tradisi masyarakat, kekayaan rempah Nusantara, hingga keramahan warga yang menjadi ciri khas Tanah Rencong.
"Wisatawan yang berkunjung ke Banda Aceh tidak hanya disarankan mengunjungi destinasi sejarah dan religi, tetapi juga meluangkan waktu menjelajahi kawasan-kawasan kuliner yang menjadi denyut kehidupan masyarakat setempat," katanya.
Perjalanan menikmati kuliner Banda Aceh tidak sekadar memuaskan selera, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya yang autentik. Dari semaraknya Peunayong, hangatnya suasana Lampineung, hingga harum kopi yang menguar di Ulee Kareng, setiap sudut kota menawarkan kenangan yang sulit dilupakan. Karena itu, menjelajahi wisata kuliner Banda Aceh menjadi agenda yang wajib masuk dalam daftar perjalanan setiap wisatawan yang ingin merasakan kekayaan cita rasa khas Aceh.




Komentar