Cot Girek Sentra Komoditas Unggulan Kakao dan Sawit di Aceh Utara

Cot Girek Sentra Komoditas Unggulan Kakao dan Sawit di Aceh Utara
Komoditas unggulan sektor perkebunan di Cot Girek, Aceh Utara yaitu kakao dan sawit. Foto: Manzahari/KOALISI.co.

KOALISI.co — Kecamatan Cot Girek merupakan wilayah sentra yang memiliki komoditas unggulan sektor perkebunan di Kabupaten Aceh Utara. Dua komoditas utama, yakni kelapa sawit dan kakao.

Berdasarkan data yang dikutip KOALISI.co, Kamis (23/4/2026) dari BPS Aceh Utara dalam publikasi Aceh Utara Dalam Angka 2026, Cot Girek tercatat sebagai kecamatan dengan luas kebun kakao terbesar di Aceh Utara pada tahun 2025, yakni mencapai 1.625 hektare.

Posisi berikutnya ditempati oleh Kecamatan Sawang seluas 740 hektare, disusul Kecamatan Kuta Makmur seluas 715 hektare.

Baca Juga: Kebun Kakao di Aceh Utara 9.324 Hektare, Cot Girek Terluas

Selanjutnya, Kecamatan Lhoksukon memiliki luas kebun kakao sebesar 537 hektare, dan Kecamatan Paya Bakong seluas 509 hektare.

Adapun kecamatan lainnya tercatat memiliki luas kebun kakao di bawah 500 hektare.

Dari total 27 kecamatan, hanya Kecamatan Lapang yang tidak memiliki lahan kakao, sementara yang terendah adalah Kecamatan Dewantara dengan luas 33 hektare.

Baca Juga: Luas Lahan Sawit di Aceh Utara Capai 52,8 Ribu Hektare

Sementara itu, komoditas kelapa sawit juga menempatkan Cot Girek sebagai wilayah terluas dengan total areal mencapai 2.868 hektare.

Posisi kedua ditempati Kecamatan Langkahan seluas 2.538 hektare, diikuti Kecamatan Kuta Makmur seluas 2.342 hektare, serta Kecamatan Lhoksukon seluas 2.250 hektare.

Berikutnya, Kecamatan Tanah Jambo Aye memiliki luas lahan sawit sebesar 1.529 hektare, Kecamatan Baktiya seluas 1.147 hektare, dan Kecamatan Geureudong Pase seluas 1.092 hektare.

Baca Juga: Pupuk Indonesia Salurkan 5.621 Ton Pupuk Bersubsidi NPK Kakao di Aceh

Sementara kecamatan lainnya berada di bawah 1.000 hektare.

Terdapat pula beberapa kecamatan yang tidak memiliki lahan sawit, yakni Kecamatan Seunuddon, Tanah Pasir, Lapang, dan Muara Batu.

Adapun luas lahan sawit paling kecil terdapat di Kecamatan Syamtalira Aron yang hanya sekitar 2 hektare.

Komentar

Loading...