BI Aceh dan Pemko Banda Aceh Perkuat Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi QRIS di Ramadan 2026

KOALISI.co - Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Forkopimda, serta mitra strategis Tim Pengendalian Inflasi Daerah dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah menggelar High Level Meeting di Auditorium Teuku Umar, Kantor BI Aceh, Kamia (26/2/2026).
Pertemuan yang dipimpin Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyepakati langkah strategis pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi pembayaran, khususnya selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 H. Seluruh pihak berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan serta memperluas penggunaan transaksi non-tunai melalui QRIS.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, mengatakan pelaksanaan operasi pasar dan fasilitasi distribusi pangan terbukti efektif menahan laju inflasi. Ia juga mengimbau masyarakat menerapkan pola belanja bijak dan mengonsumsi bahan pangan dengan harga yang lebih stabil.
Baca Juga: Bank Indonesia Aceh Siapkan Rp4 Triliun untuk Penukaran Uang Ramadan dan Idulfitri 2026
Menurut Agus, pengendalian inflasi dilakukan melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Upaya tersebut antara lain melalui operasi pasar, gerakan pangan murah, kerja sama antar daerah, hingga pemanfaatan dashboard Early Warning System sebagai dasar kebijakan.
Selain pengendalian inflasi, digitalisasi pembayaran juga menjadi fokus utama. TP2DD Kota Banda Aceh berkomitmen mengoptimalkan pembayaran pajak dan retribusi daerah secara non-tunai melalui QRIS, termasuk Pajak Bumi dan Bangunan. Langkah ini diharapkan meningkatkan pendapatan asli daerah serta memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Agus Chusaini juga menyampaikan bahwa Bank Indonesia menggelar program SERAMBI 2026 atau Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri. Layanan penukaran uang pecahan kecil dilaksanakan pada 23–26 Februari 2026 dan 2–13 Maret 2026 di sejumlah lokasi dan 15 loket perbankan di Aceh. Khusus 9–13 Maret 2026, layanan dipusatkan di Taman Seni dan Budaya Aceh.
Baca Juga: BI Aceh Salurkan Bantuan Darurat ke Tiga Kabupaten Terdampak Banjir
Ia menegaskan masyarakat dapat melakukan pemesanan penukaran uang melalui website PINTAR yang dikelola Bank Indonesia agar layanan berjalan tertib dan terjadwal. BI Aceh mengimbau masyarakat menukar uang melalui jalur resmi guna menghindari risiko uang palsu dan tanpa biaya tambahan.
Bank Indonesia Aceh bersama Pemko Banda Aceh mengajak masyarakat menjaga stabilitas harga selama Ramadan dan Idul Fitri dengan belanja bijak serta memanfaatkan QRIS dalam transaksi sehari-hari.




Komentar