Kejurda FORKI Aceh 2026 Resmi Ditutup Bupati Sarjani, Pidie Raih Juara Umum

Foto bersama para perwakilan juara umum usai penutupan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate FORKI Aceh 2026 di Gedung Taekwondo Pidie Convention Center (PCC), Minggu (19/7/2026).

KOALISI.co – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Aceh Tahun 2026 resmi ditutup oleh Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., di Gedung Taekwondo Pidie Convention Center (PCC), Minggu (19/7/2026) malam.

Kejuaraan yang berlangsung selama lima hari tersebut sukses menjadi ajang pembinaan sekaligus seleksi atlet karate terbaik Aceh menuju kompetisi tingkat nasional.

Prosesi penutupan turut dihadiri Ketua Dewan Wasit PB FORKI, Arif Nugraha, Ketua Umum FORKI Aceh, Sulaiman, S.E., Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Ketua KONI Pidie, unsur Forkopimda Pidie.

Baca Juga: Kejurda FORKI Aceh 2026 Resmi Dibuka, 1.515 Karateka Siap Rebut Piala Bupati dan Wakil Bupati Pidie

Dalam sambutannya, Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah menyampaikan apresiasi kepada Pengurus FORKI Aceh yang telah mempercayakan Kabupaten Pidie sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejurda Karate tingkat provinsi.

"Terima kasih kepada FORKI Aceh yang telah mempercayai Kabupaten Pidie sebagai tuan rumah Kejuaraan Daerah Karate tingkat tertinggi di Aceh. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan sukses, aman, dan lancar. Insya Allah kegiatan seperti ini akan terus berlanjut pada masa mendatang," ujar Sarjani Abdullah.

Menurutnya, penyelenggaraan Kejurda tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembinaan atlet muda yang akan membawa nama baik daerah di berbagai kejuaraan.

Baca Juga: Kejurda Karate Piala Bupati Pidie 2026 Diikuti 1.515 Karateka, FORKI Aceh Bidik Atlet Berprestasi Nasional

"Atlet-atlet terbaik yang lahir dari kejuaraan ini akan terus kita bina agar mampu mengharumkan nama Kabupaten Pidie dan Provinsi Aceh pada berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Sekretaris Umum FORKI Aceh, Kapten CPM Hendra Darmawan, S.H., M.H., mengumumkan hasil akhir perolehan medali seluruh kontingen yang mengikuti Kejurda FORKI Aceh Tahun 2026.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, wasit, juri, panitia, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, serta semua pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Kejurda.

Baca Juga: FORKI Aceh Tingkatkan Kompetensi Wasit dan Pelatih Jelang Kejurda Karate 2026 di Pidie

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga Kejurda FORKI Aceh 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, sportif, dan sukses. Semoga kejuaraan ini mampu melahirkan atlet-atlet karate terbaik yang siap mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional maupun internasional," ujar Hendra.

Berdasarkan hasil akhir perolehan medali, FORKI Pidie berhasil keluar sebagai Juara Umum I setelah mengoleksi 17 medali emas, 8 medali perak, dan 19 medali perunggu.

Posisi Juara Umum II diraih STC Polres Lhokseumawe dengan raihan 17 medali emas, 7 medali perak, dan 3 medali perunggu. Sementara Juara Umum III berhasil diraih UKM USK AKG dengan perolehan 13 medali emas, 14 medali perak, dan 8 medali perunggu.

Berikut hasil lengkap perolehan medali Kejurda FORKI Aceh Tahun 2026:

1. FORKI Pidie: 17 emas, 8 perak, 19 perunggu (Juara Umum I)
2. STC Polres Lhokseumawe: 17 emas, 7 perak, 3 perunggu (Juara Umum II)
3. UKM USK AKG: 13 emas, 14 perak, 8 perunggu (Juara Umum III)
4. INKAI Aceh: 5 emas, 4 perak, 13 perunggu
5. FORKI Banda Aceh: 4 emas, 5 perak, 14 perunggu
6. KKI Disdik Banda Aceh: 1 emas, 1 perak, 2 perunggu
7. ASKI Aceh: 6 perak, 5 perunggu
8. FORKI Bireuen: 2 perak, 7 perunggu
9. FORKI Aceh Utara: 2 perak, 5 perunggu
10. INKANAS Seuramoe: 2 perak, 5 perunggu
11. LEMKARI Langsa: 2 perak, 2 perunggu
12. Samalanga Karate Club: 2 perak
13. FORKI Nagan Raya: 1 perak, 6 perunggu
14. FORKI Simeulue: 1 perak, 4 perunggu
15. INKANAS Bireuen: 5 perunggu

Kejurda FORKI Aceh 2026 menjadi salah satu kejuaraan karate terbesar yang pernah digelar di Aceh dengan melibatkan 1.515 karateka dari berbagai kabupaten/kota, perguruan, dan klub karate.

Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi sarana pembinaan dan seleksi atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) serta berbagai event bergengsi lainnya.

Komentar

Loading...