Perkuat Mesin Partai, Rahul Pimpin Konsolidasi Pengurus PNA se-Aceh

KOALISI.co – Ketua Umum Partai Nusantara Aceh (PNA), Misbahul Munir, yang akrab disapa Rahul, memimpin konsolidasi pengurus dan kader partai dalam Rapat Pimpinan Pusat (Rapim Pusat) PNA di Hotel Diana, Banda Aceh, pada 30–31 Oktober 2026.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat soliditas internal sekaligus menyatukan arah organisasi setelah Kongres II PNA periode 2026–2031.
Kegiatan yang mengusung tema “Konsolidasi Pengurus dan Kader Partai” itu dihadiri ratusan peserta dari berbagai tingkatan kepengurusan. Mereka terdiri atas jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota (DPRK) dari PNA.
Baca Juga: PNA Resmi Berganti Nama Jadi Partai Nusantara Aceh
Rahul memimpin kegiatan tersebut bersama Sekretaris Jenderal PNA, Zaitun MHD, serta jajaran pengurus partai. Kehadiran pengurus dan perwakilan partai di lembaga legislatif diharapkan memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kesamaan langkah dalam menjalankan agenda organisasi.
Konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya PNA membangun struktur organisasi yang lebih solid setelah pelaksanaan Kongres II. Melalui pertemuan tersebut, partai berupaya menyelaraskan visi, memperkuat koordinasi antarpengurus, dan mendorong keterlibatan aktif kader dalam menjalankan program kerja.
Penguatan internal menjadi salah satu perhatian PNA dalam memastikan seluruh jajaran organisasi dapat bekerja secara terarah dan terkoordinasi. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi penguatan kelembagaan, disiplin organisasi, komunikasi politik, serta peningkatan kapasitas kader.
Rahul mengatakan, konsolidasi pengurus dan kader merupakan bagian penting dalam membangun organisasi yang kuat serta memiliki arah perjuangan yang jelas.
Baca Juga: Kongres II PNA Tetapkan Misbahul Munir Rahul sebagai Ketua Umum Periode 2026-2031
“Melalui konsolidasi ini, kita ingin memperkuat kebersamaan, menyatukan visi, dan memastikan seluruh jajaran partai dapat bergerak searah dalam menjalankan agenda organisasi,” ujar Rahul.
Ia juga menilai koordinasi yang baik antara pengurus partai dan anggota legislatif diperlukan agar pelaksanaan program serta perjuangan politik PNA tetap terhubung dengan aspirasi masyarakat Aceh.
“Pengurus dan kader memiliki tanggung jawab untuk menjaga soliditas organisasi. Karena itu, komunikasi dan koordinasi harus terus diperkuat agar partai dapat menjalankan perannya secara maksimal,” katanya.
Baca Juga: Rahul Resmi Maju Ketua Umum PNA, Target Satukan Kader dan Kembalikan Kejayaan Partai
Selain memperkuat struktur organisasi, Rapim Pusat PNA menjadi momentum untuk menyelaraskan arah kebijakan dan mempersiapkan langkah strategis menghadapi perkembangan politik Aceh.
PNA memandang organisasi yang solid dan kepengurusan yang terkoordinasi sebagai modal penting untuk meningkatkan efektivitas kerja partai. Penguatan tersebut juga diharapkan mendukung kemampuan kader dalam merespons berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat.
Rahul mengatakan, perkembangan politik menuntut setiap partai untuk terus membenahi organisasi dan meningkatkan kualitas sumber daya kader.
“Partai harus terus berbenah, memperkuat kapasitas kader, dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Dengan organisasi yang solid, kita berharap dapat menjalankan perjuangan politik secara lebih terarah,” pungkasnya.




Komentar