Tarmizi Ungkap Dugaan Pungli dan Nepotisme di RSUD Cut Nyak Dhien

KOALISI.co – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, mengungkap adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli), nepotisme, hingga indikasi korupsi di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat.
Informasi tersebut disampaikan Tarmizi melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, “Tarmizi Atjeh”, pada Sabtu (16/5/2026), usai melakukan kunjungan ke rumah sakit setelah menunaikan salat Jumat di Masjid Agung Meulaboh.
Dalam unggahannya, Tarmizi menyoroti hasil audit Inspektorat terkait dugaan penyimpangan yang melibatkan salah satu oknum Dewan Pengawas (Dewas) rumah sakit periode 2021–2022.
Baca Juga: DPRA Tarmizi: Ongkos Ambulans Pemulangan Jenazah Gratis!
Ia menyebut oknum tersebut diduga mengambil kelebihan dana rumah sakit dan tidak mengembalikannya.
Selain itu, oknum tersebut juga diduga memasukkan istrinya sebagai tenaga kontrak, menjadi calo dalam penerimaan tenaga kontrak, serta melakukan pungli.
“Hasil audit inspektorat, salah seorang oknum dewan pengawas periode 2021-2022. Telah mengambil lebih uang RS dan tidak mau mengembalikan. Kemudian dia juga memasukkan istrinya sebagai tenaga kontrak di RS. Ada info juga dia menjadi calo utk tenaga tenaga kontrak dan kemudian melakukan pungli," ungkap Tarmizi.
Baca Juga: Diduga Malapraktik, Dokter RSUD Aceh Tamiang Dipolisikan Pasien
Selain itu, Tarmizi menilai fungsi dewan pengawas pada periode tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya, bahkan justru dinilai turut memperburuk manajemen rumah sakit.
“Sampai dewan pengawas pun ikut menjadi bagian yg mengacaukan manajemen, padahal fungsi dewan pengawas adl mengawasi supaya tetap on the right tract," tulis Tarmizi.




Komentar