DPRK Banda Aceh Ingatkan Nobar Piala Dunia Jangan Jadi Celah Pelanggaran Syariat

Anggota DPRK Banda Aceh, Ismawardi.

KOALISI.co - Anggota DPRK Banda Aceh, Ismawardi, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia yang akan digelar Pemerintah Kota Banda Aceh di halaman Balai Kota, Minggu (20/7/2026) malam.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat, selama tetap dilaksanakan sesuai dengan nilai-nilai Syariat Islam yang berlaku di Kota Banda Aceh.

Ia menilai, Piala Dunia merupakan ajang olahraga bergengsi yang hanya berlangsung sekali dalam empat tahun dan selalu mendapat perhatian besar dari masyarakat. Karena itu, penyelenggaraan nobar dapat menjadi momentum positif untuk memperkuat silaturahmi warga, asalkan seluruh pihak tetap mematuhi aturan serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga: Ketua DPRK Banda Aceh Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni, Irwansyah: Warga Berhak Tinggal dengan Bermartabat

Ismawardi mengatakan Pemerintah Kota Banda Aceh telah memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati pertandingan sepak bola bersama. Namun, ia mengingatkan agar panitia pelaksana benar-benar memperhatikan aspek pelaksanaan yang sesuai dengan ketentuan Syariat Islam.

"Saya mendukung penuh kegiatan nonton bareng Piala Dunia ini karena dapat menjadi hiburan bagi masyarakat. Namun, pelaksanaannya harus tetap memperhatikan aturan Syariat Islam yang berlaku di Banda Aceh," ujar Ismawardi.

Menurutnya, salah satu langkah yang perlu diterapkan adalah pengaturan area penonton laki-laki dan perempuan secara terpisah. Pengaturan tersebut dinilai penting agar suasana kegiatan tetap tertib, nyaman, serta sesuai dengan norma yang berlaku di Aceh.

Baca Juga: Komisi III DPRK Banda Aceh Tinjau Rehabilitasi Banda Aceh Academy, Targetkan Beroperasi Maksimal pada 2027

"Walaupun hiburan Piala Dunia ini hanya hadir setiap beberapa tahun sekali, penerapan Syariat Islam tidak boleh diabaikan. Semua pihak harus ikut menjaga agar kegiatan berjalan dengan baik," katanya.

Selain itu, Ismawardi juga mengingatkan panitia agar mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum dan syariat, khususnya praktik perjudian yang sering dikaitkan dengan pertandingan sepak bola internasional.

Ia meminta panitia bekerja sama dengan aparat keamanan serta instansi terkait untuk memastikan tidak ada aktivitas taruhan skor maupun bentuk perjudian lainnya selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga: Ketua DPRK Banda Aceh: Pembahasan LKPJ 2025 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

"Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan momentum nonton bareng ini untuk melakukan praktik perjudian. Itu harus dicegah sejak awal," tegasnya.

Menurut Ismawardi, pengawasan tidak hanya perlu dilakukan di lokasi nobar yang difasilitasi Pemerintah Kota Banda Aceh, tetapi juga di berbagai titik keramaian lain seperti warung kopi, kafe, maupun lokasi lain yang menggelar nonton bersama.

Karena itu, ia meminta Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh meningkatkan pengawasan selama pelaksanaan pertandingan berlangsung.

Baca Juga: DPRK Banda Aceh Usulkan Islanding System ke ESDM, Cegah Pemadaman Listrik Berulang

Ia berharap kehadiran petugas dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan seluruh masyarakat mematuhi ketentuan yang berlaku.

Di samping menjaga ketertiban, Ismawardi juga mengajak masyarakat untuk menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan selama mengikuti kegiatan nobar.

Menurutnya, menjaga kebersihan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama sekaligus cerminan nilai-nilai Islam yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Banleg DPRK Banda Aceh Terima Draf Qanun Bantuan Hukum Gratis untuk Warga Miskin

Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan selalu memanfaatkan tempat sampah yang telah disediakan panitia.

"Sebagai masyarakat yang beriman, kita harus menjaga kebersihan lingkungan. Setelah kegiatan selesai, mari kita tinggalkan lokasi dalam keadaan bersih dan nyaman sehingga dapat menjadi contoh yang baik bagi semua," ujarnya.

Ismawardi berharap kegiatan nobar Piala Dunia di Banda Aceh dapat berlangsung aman, tertib, penuh semangat sportivitas, serta menjadi contoh bahwa hiburan masyarakat dapat berjalan berdampingan dengan penerapan Syariat Islam.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menikmati pertandingan secara bijak, menghormati sesama penonton, serta bersama-sama menjaga nama baik Kota Banda Aceh sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.

Komentar

Loading...