Ekonomi Aceh Tumbuh 4,82 Persen pada Triwulan II 2025, BI Gelar Meuseuraya Festival

KOALISI.co – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh mencatat perekonomian Aceh tumbuh sebesar 4,82 persen year on year (yoy) pada triwulan II 2025. Angka ini lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,59 persen, namun masih di bawah pertumbuhan ekonomi Sumatera sebesar 4,96 persen dan nasional 5,12 persen.
Dari sisi permintaan, pertumbuhan ekonomi Aceh didorong oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh 4,97 persen (yoy) dengan andil 2,74 persen. Peningkatan konsumsi terutama dipengaruhi oleh momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri.
Ekspor juga mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 17,62 persen (yoy), ditopang oleh peningkatan ekspor komoditas pertanian seperti kopi dan minyak sawit (CPO).
Baca Juga: BI Aceh Perkuat Stabilitas Ekonomi dan Digitalisasi Pembayaran pada 2025
Sementara dari sisi penawaran, sektor pertanian tumbuh 6,93 persen (yoy) berkat panen raya pada Mei, sektor transportasi tumbuh 13,37 persen (yoy) karena meningkatnya transportasi darat dan laut, serta sektor perdagangan yang naik 6,13 persen (yoy) seiring tingginya konsumsi masyarakat pada Idul Adha.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, Rabu (17/9/2025) mengataan, inflasi tahunan Provinsi Aceh hingga Agustus 2025 sebesar 3,70 persen (yoy), melampaui sasaran inflasi nasional 2,5±1 persen (yoy).
"Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional sebesar 2,31 persen (yoy), menjadikan Aceh sebagai provinsi dengan inflasi tertinggi kedua di Sumatera dan keenam secara nasional. Komoditas penyumbang inflasi antara lain beras, bawang merah, emas perhiasan, rokok kretek mesin, dan ikan dencis," katanya.
Baca dihalaman selanjutnya >>>




Komentar