Polres Bener Meriah Tangkap Pria Tanam Ganja di Kebun Cabai

KOALISI.co –Polres Bener Meriah menangkap seorang pria berinisial YN (36), warga Kecamatan Gajah Putih setelah petugas menemukan 10 batang tanaman yang diduga ganja di kebun cabai miliknya, Senin (1/6/2026).
Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima oleh Satresnarkoba sekitar pukul 14.00 WIB.
Informasi tersebut menyebutkan adanya tanaman yang diduga ganja di sebuah lahan pertanian di Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih.
Baca Juga: Polres Aceh Tengah Amankan 62 Kilogram Ganja dari Nagan Raya
Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Resnarkoba bersama personel langsung melakukan penyelidikan ke lokasi. Sekitar pukul 16.00 WIB, petugas menemukan sejumlah tanaman yang diduga ganja tumbuh di area kebun cabai milik warga.
Tim kemudian melakukan penelusuran untuk mencari pemilik tanaman tersebut. Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas berhasil menemukan pemilik lahan dan membawanya ke lokasi penemuan tanaman.
"Dari hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan mengakui bahwa tanaman yang diduga ganja tersebut adalah miliknya," ujar Kapolres.
Baca Juga: 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar Dimusnahkan
Petugas selanjutnya mengamankan barang bukti berupa 10 batang tanaman yang diduga narkotika jenis ganja, terdiri dari akar, batang, ranting, dan daun.
Tersangka beserta barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polres Bener Meriah sekitar pukul 18.00 WIB untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasus tersebut telah tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP.A/20/VI/2026/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES BENER MERIAH/POLDA ACEH tertanggal 1 Juni 2026.
Baca Juga: Polres Aceh Barat Amankan 1 Kilogram Ganja dari Nelayan
Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan tersangka, melengkapi administrasi penyidikan, serta melakukan pengembangan kasus.
“Barang bukti juga akan dikirim ke Laboratorium Forensik Polri Cabang Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas AKBP Aris Cai Dwi Susanto.




Komentar