Remaja 16 Tahun di Aceh Utara Ditemukan Meninggal Dunia Diduga Tenggelam di Sungai, Ini Penjelasan Polisi

KOALISI.co - Seorang remaja perempuan bernama Nurafni (16), warga Gampong Matang Karieng, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, ditemukan meninggal dunia diduga akibat tenggelam di sungai yang berada tidak jauh dari rumahnya, pada Senin (5/1/2026) sore.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, melalui Kapolsek Seunuddon Iptu Edi Suparman, mengungkapkan bahwa peristiwa naas itu bermula ketika korban meminta izin kepada ibunya, Syamsiah (40), untuk buang air besar di sungai yang berada di belakang rumah.
“Ibu korban sempat mengizinkan, namun juga mengingatkan agar korban tidak berlama-lama di lokasi tersebut. Karena korban tak kunjung kembali, ibu korban bersama warga sekitar berupaya melakukan pencarian,” Ujar Iptu Edi Suparman Kapolsek Seunuddon.
Baca juga: Tragedi di Bener Meriah! Suami Tewas, Istri Kritis Akibat Dugaan Pencurian dengan Kekerasan
Dikatakan Iptu Edi, upaya pencarian membuahkan hasil korban ditemukan dalam kondisi tenggelam dan tidak sadarkan diri di sungai tersebut. Warga kemudian segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
“Mendapatkan informasi dari masyarakat, saya bersama anggota langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara. Setibanya di lokasi, korban segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Seunuddon untuk mendapatkan penanganan medis,” Ungkapnya.
Iptu Edi Suparman menambahkan, setelah diperiksa oleh dokterkorban dinyatakan telah meninggal dunia. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, diketahui bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.
Baca juga: Update korban jiwa Banjir Bandang Aceh Utara Sebanyak 229 Jiwa Meninggal Dunia
“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Peristiwa ini murni musibah . Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga dan selanjutnya dibawa pulang untuk dimakamkan,”.Tutup Iptu Edi Suparman. (*)




Komentar