PLN Aceh Minta Doa dan Dukungan Masyarakat untuk Pemulihan Listrik

KOALISI.co - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh terus berupaya memulihkan sistem kelistrikan di sejumlah wilayah Aceh setelah terjadi gangguan pada Senin, 29 September 2025 pukul 16.23 WIB.
Gangguan tersebut berdampak pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya dan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Arun, sehingga pasokan daya listrik berkurang hingga sekitar 250 MW.
General Manager PLN UID Aceh, Mundhakir, menjelaskan pihaknya langsung bergerak cepat dengan menerjunkan 839 personel ke lapangan. Tim bekerja 24 jam penuh untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan.
Baca Juga: PLN UID Aceh Gandeng POLDA Aceh Perkuat Kolaborasi Kelistrikan
Gangguan listrik ini memengaruhi sejumlah kabupaten dan kota di Aceh, di antaranya Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Langsa, Aceh Tamiang, Bireuen, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Besar, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, dan Aceh Selatan.
Mundhakir menambahkan, karena pasokan listrik berkurang, PLN terpaksa melakukan manajemen beban dengan memprioritaskan rumah sakit, bandara, objek vital, serta fasilitas layanan umum lainnya.
Baca Juga: PLN Klarifikasi Isu Penebangan Pohon di Kampus USK, Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan
“PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat gangguan ini. Kami mohon doa dan dukungan agar sistem kelistrikan Aceh dapat segera pulih,” ujarnya.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terbaru dan melaporkan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.




Komentar